Saddam Tidak akan Mendapatkan Pengadilan yang Fair
Jumat, 02 Jul 2004 11:45 WIB
Jakarta - Para penasihat hukum Saddam Hussein mengeluhkan proses hukum yang diterapkan bagi mantan presiden Irak itu. Mereka berpendapat Saddam tidak akan mendapatkan pengadilan yang fair karena para penangkapnya sebenarnya telah menentukan nasibnya."Ini ejekan bagi keadilan. Kami menghadapi pelanggaran legal terang-terangan," cetus Mohammad Rashdan, satu dari tim hukum beranggotakan 20 pengacara yang ditunjuk istri Saddam untuk membela suaminya."Dugaan bahwa ini akan menjadi pengadilan yang adil adalah tidak berdasar," imbuhnya seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (2/7/2004). "Persidangan terhadap presiden (Saddam) adalah ilegal dan tidak adil dan ini buntut dari agresi yang terjadi terhadap Irak. Persidangan ini komedi dan putusan bersalah telah dikeluarkan bahkan sebelum pengadilan dimulai," ujarnya.Dikatakan Rashdan, dia dan rekan-rekan pengacaranya di Amerika Serikat telah mengajukan gugatan kepada otoritas AS karena tidak memberikan akses bagi mereka untuk menemui klien mereka, Saddam.Menurutnya, tim penasihat hukum Saddam juga tidak mendapat satu pun dari banyaknya dokumentasi yang disiapkan Pengadilan Khusus Irak yang akan mengadili Saddam. Bahkan menurut Rashdan, timnya yang termasuk pengacara dari AS dan Perancis, telah diancam oleh pejabat-pejabat Irak sehingga mereka khawatir akan keselamatan diri mereka jika datang ke Baghdad untuk membela Saddam tanpa adanya perlindungan internasional."Mereka harusnya memberikan perlindungan internasional bagi kami," ujarnya. "Apakah mereka ingin membantai semua pengacara? Jika pengadilan tidak mampu memastikan pengamanan yang sepatutnya, inikah keadilan yang mereka pikir?" cetusnya.Dewan Pemerintahan Irak bentukan AS yang kini telah dibubarkan, telah membentuk pengadilan khusus Irak dan memilih hakim-hakim yang mengadili Saddam. Mantan diktator Irak yang ditangkap pasukan AS, Desember 2003 lalu, pada Kamis (1/7/2004) kemarin tampil di pengadilan untuk mendengarkan tuduhan-tuduhan yang ditetapkan terhadap dirinya.
(ita/)











































