Peristiwa ini terjadi, Kamis (25/8/2011), pukul 16.30 WIB. Saat itu Warsid keluar dari Mushola Nurul Jannah yang terletak di Rt 13/ Rw 005, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, dengan menenteng kotak amal yang dibungkus dengan sajadah.
Warsid melangkah keluar mushola yang saat itu sedang sepi. Ia kemudian menaikkan kotak amal berwarna cokat itu ke atas motor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warsid mencoba mengelak, tapi barang bukti berupa kotak amal dan sajadah berada di tangannya. Warga yang emosi kemudian memukul Warsid dan melepas pakaian dan celana Warsid. Warsid yang hanya mengenakan celana dalam kemudian diarak ke pos satpam terdekat.
Beberapa orang warga kemudian memukuli Warsid sehingga wajahnya berdarah-darah. Beruntung ada patroli dari Polsek Mampang yang lewat. Polisi kemudian mengamankan Warsid. Namun beberapa warga masih ada yang mencoba menendang Warsid.
Kepada petugas, Warsid mengaku mencuri kotak amal untuk makan. Ia mengaku sehari-hari berjualan jamu dan saat ini bisnisnya sedang sepi. "Saya baru pertama kami mencuri," kilah warga Karang Anyar, Jawa Tengah, ini.
(nal/nrl)











































