Ibunda Tampak Tegar Dampingi Jenazah Livia

Tragedi Mahasiswi Binus

Ibunda Tampak Tegar Dampingi Jenazah Livia

- detikNews
Selasa, 23 Agu 2011 14:00 WIB
Ibunda Tampak Tegar Dampingi Jenazah Livia
Jakarta - Ibunda Livia Pavita Soelistio, mahasiswi Bina Nusantara (Binus) yang menjadi korban pembunuhan, mencoba mengikhlaskan kepergian anak semata wayangnya. Meski sedih tak tertahan, Yusni Chandra mencoba tidak menangis.

Mengenakan baju hijau bercorak hitam, Yusni duduk di samping peti coklat, tempat Livia disemayamkan. Dengan raut wajah sedih, Yusni berbincang dengan dua kerabatnya.

Sejumlah kerabat yang lain juga berada di rumah duka yang berada di Jalan Tubagus Angke, Jakarta Barat, itu, Selasa (23/8/2011). Mereka duduk di bangku yang berjarak sekitar 5 meter dari tempat persemayaman Livia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Belum tampak ada pelayat yang datang ke ruangan seluas 8 x 3 meter itu. Karangan bunga juga belum tampak di sekitar rumah duka. Maklum saja, jenazah Livia baru tiba di rumah duka dari RSUD Tangerang.

Livia dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak 16 Agustus lalu. Komunikasi terakhir dengan ibundanya, Livia mengabarkan telah lulus ujian di kampusnya. Ibunya sempat mengatakan akan menjemput Livia di kosnya di daerah Rawasari, Jakarta, pada 17 Agustus.

Namun saat ibunya tiba di kos tersebut, kamar Livia ternyata kosong. Livia tidak ditemui di kosnya. Dengan kunci duplikat, ibunya masuk ke kamar tersebut dan mendapati kamar Livia masih tertata rapi dan tak ada pesan apa pun.

Hingga akhirnya keluarga menerima kabar tentang adanya jenazah perempuan yang memiliki ciri-ciri seperti Livia, yaitu mengenakan kemeja putih dan rok pendek hitam. Dari kalung dan giwang yang masih melekat di jenazah tersebut, akhirnya keluarga yakin bahwa itu memang Livia.

Polisi masih mendalami kasus pembunuhan gadis itu. Diduga, gadis berusia 21 tahun itu tewas karena dibekap. Ada dugaan juga, Livia diperkosa karena celananya melorot. Sejumlah saksi terus diperiksa untuk memburu pelakunya.

(ken/nrl)


Berita Terkait