"Ditangkap karena dengan barang tersebut, konsumen menjadi dirugikan, kualitas kendaraan menurun saat mudik," kata Kapolres Jakarta Pusat, Komisaris Besar AR Yoyol di kantornya, Jl Kramat Raya, Senin (22/8/2011).
Menurut Yoyol, razia ini digelar berdasarkan laporan masyarakat yakni dari produsen Toyota. Pihak Toyota merasa dirugikan dengan penjualan suku cadang aspal tersebut. Selain itu, pemakaian suku cadang aspal ini bisa merusak mobil dan merugikan customer.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yulianto mengaku memang sulit membedakan secara teknis mana barang aspal dan yang asli. Karena itu, konsumen disarankan langsung membeli suku cadang ke dealer-dealer Toyota terdekat.
"Secara teknis sulit membedakan. Karena sangat mirip," ungkapnya.
(Ari/gus)










































