Anggota Basarnas wilayah Semarang, Dwi, mengaku mendapat laporan hilangnya 9 pendaki di Gunung Slamet hari ini, Jumat (19/8/2011). Namun informasi ini belum bisa dikonfirmasi lebih lanjut.
"Kami harus memastikan dulu, benarkah pendaki tersesat atau hilang. Lalu kapan mereka mendaki dan dari pintu mana," kata Dwi kepada detikcom, Jumat(19/8/2011) petang.
Dwi menambahkan, sejauh ini beberapa tim telah standby di pintu pendakian Gunung Slamet, baik dari arah barat (Purwokerto/Tegal) maupun arah utara (Batang/Pekalongan). Namun mereka tidak bisa melangkah lebih jauh sebelum informasi tersesatnya pendaki itu jelas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi kalau memang benar mereka tersesat, kami dan tim-tim yang tersebar di beberapa titik, langsung bergerak," imbuhnya.
Berdasarkan informasi, para pendaki tersebut terdiri atas tiga perempuan (Yulia Saputri, Eli Maharani, Adinda Fitri) dan enam laki-laki Teguh, Hamdan, Yanto, Baskoro, Khusnanto, dan Aditia Saputra. Diperkirakan, mereka mendaki pada tanggal 16 Agustus melalui Batang untuk memperingati HUT RI di puncak gunung tersebut.
(try/van)











































