"Tidak ada penyerahan uang atau deal apapun," kata Nuril saat dihubungi detikcom, Selasa (16/8/2011). Nuril hadir dalam pertemua pada 2010 di rumah Nazaruddin itu.
Nuril adalah mantan sekretaris Nazaruddin di DPR. Kini dia telah mengundurkan diri dan menjauh dari Nazaruddin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemeriksaan fokus soal pertemuan di rumah Pak Nazar. Waktu itu tahun 2010, pertemuan antara Benny, Nazar, dan Chandra," imbuhnya.
Komite Etik dibentuk terkait tudingan Nazaruddin atas sejumlah pimpinan KPK. Selain Chandra, Nazaruddin juga menuding M Jasin, dan Busyro Muqoddas memiliki deal dengan Anas Urbaningrum. Namun semua tudingan itu sudah dibantah.
(ndr/fay)











































