Kisah Nasir dan Iring-iringan Mobil Penjemput Nazaruddin

Kisah Nasir dan Iring-iringan Mobil Penjemput Nazaruddin

- detikNews
Sabtu, 13 Agu 2011 10:50 WIB
Kisah Nasir dan Iring-iringan Mobil Penjemput Nazaruddin
Jakarta - Sejak pagi buta, M Nasir sudah tiba di Bandara Halim Perdanakusumah untuk menjemput M Nazaruddin. Iring-iringan mobil tahanan yang datang ke bandara sempat membuncahkan harapannya. Namun apa lacur, mobil itu ternyata mengecoh anggota Komisi III tersebut.

Nasir datang ke Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, menjelang subuh, Sabtu (13/8/2011). Dia menggunakan mobil Toyota Vellfire berwarna silver B 269 DEA bersama tiga rekannya.

Sambil menunggu kedatangan pesawat, sepupu Nazaruddin itu asyik mengobrol dengan rekannya di pelataran parkir dekat landasan pacu, tepatnya di depan tower bandara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melihat keberadaan Nasir, wartawan langsung mencecarnya dengan berbagai pertanyaan. Setelah menjawab beberapa pertanyaan, pria asal Pekanbaru itu langsung masuk meninggalkan gedung.

Pukul 06.05 WIB, iring-iringan mobil tahanan yang diduga menjemput Nazaruddin pun meninggalkan Bandara Halim. Semua menduga, di dalam mobil itu sudah ada Nazaruddin yang belakangan diketahui tidak.

Melihat hal ini, Nasir sontak kaget. Dia langsung memacu mobil mewahnya itu untuk membuntuti iring-iringan mobil tahanan ke Mabes Polri.

Ternyata, sesampainya di Mabes Polri, tak ada Nazaruddin di dalam mobil. Nasir pun kecele. Dia sempat turun dari mobil dan menelepon sejumlah orang hingga akhirnya memutuskan kembali ke Bandara Halim Perdanakusumah sekitar pukul 07.00 WIB.

Setibanya di Halim, Nasir dan tiga rekannya sempat dihampiri wartawan.

"Saya enggak tahu," kata nasir saat ditanya kapan Nazar mendarat. Nasir yang mengenakan pakaian putih berbalut jaket itu terlihat matanya sayu.

Lalu, seorang perempuan berambut panjang yang duduk di samping sopir bertanya ke wartawan: "Kalian punya sumber di KPK nggak? Bisa ditanya kapan mendaratnya," kata wanita itu.

Namun sebelum sempat dijawab, kaca mobil tersebut ditutup. Mobil Nasir lalu menghindari wartawan dan meninggalkan bandara.

Belakangan, mobil iring-iringan tahanan diketahui menuju Rutan Brimob Kelapa Dua, Depok. Belum jelas apa maksud mobil tersebut ke bandara, lalu ke mabes polri dan berakhir di mako brimob.

Apakah ini hanya gladi resik atau hanya untuk mengecoh Nasir?

(mad/gus)


Berita Terkait