Dituduh Malpraktek, RSB YPK Diadukan ke Polda Metro

Dituduh Malpraktek, RSB YPK Diadukan ke Polda Metro

- detikNews
Rabu, 30 Jun 2004 12:22 WIB
Jakarta - Makin banyak tuduhan malpraktek yang dialamatkan ke instansi medis di negeri ini yang dilaporkan ke polisi. Terakhir, Dody Sudrajat, melaporkan RS Bersalin (RSB) YBK ke Polda Metro Jaya.Dody mengadukan RSB yang beralamat di Jl.Gereja Theresia 22, Jakpus, didampingi oleh LBH Kesehatan (LBHK), Rabu (30/6/2004). Dalam kasus itu, Dody mengadukan tim dokter RSB YPK yaitu dr.Dwiyana Ocviyanti, dr.Bari Saifuddin, dr.Yusfa Rasyid, dr.Darto Satoto, dan dr.Nadir Chan. Mereka dituduh melakukan malpraktek yang membuat istrinya meninggal dunia pada 26 April 2003 setelah melahirkan secara cesar di RS itu.Dody menceritakan, dia pernah mengadukan RSB YPK tahun lalu karena dia gagal mendapatkan medical record asli istrinya untuk mengetahui secara gamblang apa penyebab kematian istrinya. "Ini sudah kedua kalinya saya mengadu ke POlda Metro Jaya. Laporan pertama mengadukan penggelapan medical record dan sekarang mengadukan dugaan malpraktek," kata Dody di Polda, Jl.Sudirman, Jaksel.Jika RS punya niat baik, maka dia akan mendapatkan medical record secepatnya tanpa harus diadukan lebih dulu. "Medical record yang saya terima harusnya yang asli. Tapi saya hanya mendapatkan resume catatan medis yang diketik dengan komputer," katanya.Dody berarap, dengan melakukan pengaduan ini, dapat mengungkap penyebab kematian istrinya. Dia menceritakan, ketika hendak melahirkan, dokter RSB YBK menyarankan untuk operasi cesar karena ada masalah pada kandungannya.Ketika operasi dilakukan, terjadi pendarahan hebat. RS menyatakan penyebabnya adalah emboli paru. RS lalu meminta agar rahim istri Dody diangkat sekalian untuk menghentikan pendarahan. Tapi pendarahan tak juga berhenti hingga istrinya menghembuskan nafas terakhir. "RS menyatakan penyebab kematian istri saya adalah emboli paru dan shock," cerita Dody. (nrl/)


Berita Terkait