Ia terjerat kasus korupsi yang kini tengah ditelusuri KPK menyangkut posisinya sebagai bendahara umum PD sekaligus anggota Badan Anggaran DPR. Nazaruddin yang ditengarai kabur membawa uang miliaran rupiah pun, tetap saja berhasil ditangkap setelah melewati lima negara sebelum mengakhiri pelariannya di Kolombia.
"Ya ini sebenarnya pelajaran berharga bagi DPR dan teman-teman yang bersentuhan dengan anggaran," imbau Wakil Ketua DPR, Pramono Anung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pram mengingatkan bahwa setiap pelanggaran di DPR ada konsekuensi hukumnya. Apalagi menyangkut anggaran, yang seharusnya dioptimalkan untuk kepentingan rakyat.
"Cepat atau lambat hal yang berlebihan juga ada hukumannya," ingatnya.
Pramono juga berharap Badan Kehormatan (BK) DPR makin keras terhadap pelanggaran kode etik DPR. Sehingga BK dapat memberikan sanksi lebih cepat dari parpol, seperti pemberhentian Nazaruddin.
"Kalau ini kan sudah secara resmi ditetapkan sebagai tersangka dan sudah diproses PAW namun karena tergantung surat dari parpol," tutupnya.
(van/ndr)










































