Nantinya, antar ormas akan dipertemukan secara berkala dalam wadah forum ormas se-Jaksel untuk meminimalisir gesekan antar ormas seperti tawur warga.
Rencana tersebut dilontarkan Sjahrul usai menyaksikan penandatanganan ikrar damai di Gedung Walikota Jaksel, Jl Prapanca, Jumat (29/7/2011). Ormas yang sepakat berdamai dan akan dijadikan barisan keamanan tersebut yakni FBR, Forkabi, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Barisan Muda Betawi, Pemuda Pancasila (PP) dan Kembang Latar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kurang komunikasi bersama ini yang terkadang membuat gesekan-gesekan. Ini perisai utama di strata lingkungan masing-masing. Menjadi pagar betis di lingkungan masing-masing di RT/RW,“ tandas Syahrul.
Syahrul berharap, perdamaian tersebut dan rencana membuat para ormas sebagai organisasi pengaman di level paling dekat dengan masyarakat bukan hanya rencana karbitan menjelang bulan Ramadan. Namun dapat berlangsung lama untuk menjaga kamtibmas di Jaksel.
“Bukan, bukan karena akan Ramadan. Saya harap berkesinambungan ke depannya,“ ujar pria berkumis ini.
(Ari/nrl)











































