Pejabat CIA Tuding Pemimpin AS Tidak Serius Hadapi Osama
Senin, 28 Jun 2004 13:47 WIB
Jakarta - Para pemimpin Amerika Serikat dituding tidak cukup serius dalam menghadapi pimpinan jaringan al Qaeda, Osama bin Laden. "Kepengecutan birokrasi" telah menghalangi aksi terhadap al Qaeda sebelum dan sesudah peristiwa 11 September 2001.Demikian disampaikan seorang pejabat badan intelijen AS atau CIA yang memimpin satu gugus tugas antiteror yang memfokuskan pada penangkapan Osama. "Karena hanya ada satu orang atau kelompok di dunia yang telah menyatakan perang di Amerika Serikat sejak 1996 dan telah menyerang kita tujuh atau delapan kali antara 1996 dan World Trade Center (serangan 11 September 2001), saya berharap bahwa militer seharusnya telah siap merespons dalam berbagai cara," tukas pejabat CIA tersebut seperti dilansir AFP, Senin (28/6/2004)."Saya pikir ada kepengecutan moral atau birokrasi yang cukup besar dalam jajaran para senior komunitas intelijen AS," ujar pejabat veteran CIA tersebut kepada ABC.Namun ia tidak menyalahkan Direktur CIA George Tenet yang mengundurkan diri. "Mr Tenet, sebagai sumbangan terbesar dia, merupakan satu dari orang-orang yang mengidentifikasi ancaman ini sejak sangat dini," tutur pejabat yang enggan disebutkan namanya itu.Menurut pria yang lebih kurang 20 tahun telah bekerja di CIA itu, pejabat-pejabat AS juga telah kehilangan beberapa kesempatan untuk membunuh atau menangkap Osama karena kurangnya intelijen yang tepat. "Yang ada, menurut saya, adalah kurangnya keberanian moral atau keberanian birokrasi untuk mengatakan, 'ini bukan intelijen terbaik di dunia, namun ini mungkin yang terbaik yang kita dapat. Dan jika kita tidak mengambil tindakan, kita akan kehilangan banyak warga Amerika'," imbuh pejabat CIA itu.Pejabat tersebut telah menerbitkan sebuah buku berjudul "Imperial Hubris: Why the West is Losing the War on Terror," yang jika diartikan secara bebas: "Mengapa Barat Kalah dalam Perang terhadap Teror", yang penulisnya tanpa nama. Dikatakannya, isi buku dan peluncuran buku tersebut telah disetujui pihak Central Intelligence Agency (CIA).
(ita/)











































