Mabes Polri Bantah Tangkap Noordin Top
Senin, 28 Jun 2004 10:24 WIB
Jakarta - Mabes Polri membantah penangkapan Noordin Mohd Top, buronan pelaku pengeboman Bali dan Marriott. Namun pria berisial D yang ditangkap tim gabungan memang terkait kegiatan teror di Indonesia, khususnya bom Marriot. Demikian penjelasan Wakabareskrim Mabes Polri Irjen Pol Dadang Garnida kepada wartawan, Senin (28/6). "Bukan dia, tapi memang ada kaitannya. Dia terkait dengan Adi Suryana. Inisialnya D," kata Dadang dalam konferensi pers di Mabes Polri Jl Trunojoyo No. 3 Jakarta Selatan. Adi Suryana adalah pelaku pengeboman Marriott yang ditangkap 9 Januari lalu. Dia ditangkap di Surabaya karena diduga membantu menyembunyikan tersangka pengeboman Bali dan Marriott, Noordin Mohd Top dan Dr. Azahari. Dijelaskan oleh Dadang, penangkapan D dilakukan oleh tim gabungan Mabes Polri dan Polda Nusa Tenggara Barat. D ditangkap bersama sejumlah barang bukti. Namun Dadang enggan menjelaskan barang bukti apa yang ditemukan itu. "Yang jelas kita tangkap dia dengan barang bukti yang ada di dia. Tapi saya tidak mau sebutkan. Hanya sebatas itu wewenang saya," jelas mantan Kapolda Jabar ini singkat. Dadang juga tampak merahasiakan peranan D tersebut. Bahkan ketika ditanyakan di mana keberadaan D sekarang, Dadang hanya berujar, "Dia sudah diamankan dan dimintai keterangan."
(dni/)











































