"Kalau proses penegakan hukum terjadi, orang lebih percaya KPK dibanding Nazaruddin," kata Direktur Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) UGM, Zainal Arifin Muchtar saat dihubungi detikcom, Rabu (27/7/2011).
Zainal menjelaskan tudingan Nazaruddin itu tudingan biasa, namun kalau dibiarkan bisa merugikan nama baik KPK. Langkah pembentukan komite etik sudah dilakukan sehingga diharapkan bisa menjawab semua keraguan publik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nazaruddin di persembunyiannya melempar berbagai tudingan. Selain menyeret koleganya di PD dan DPR dia juga menuding petinggi KPK terlibat untuk 'mengerjai' dirinya. KPK sudah membantah tudingan Nazaruddin ini, bahkan membuat tim untuk melakukan pemeriksaan.
(ndr/vit)











































