"Jadi memang Terminal Lebak Bulus akan kita kurangi fungsinya, untuk pembangunan stasiun MRT," ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono melalui telepon kepada detikcom, Senin (25/7/2011).
Lahan yang dihilangkan itu digunakan untuk Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP). Sebagai pengalihan, bus-bus AKAP ini akan di tempatkan di Terminal Kampung Rambutan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun AKAP akan dipindah, terminal Lebak Bulus secara keseluruhan tetap beroperasi normal. Sebab, untuk angkutan kota dan busway tetap bisa menggunakan fasilitas terminal ini.
Berapa luas lahan yang akan dialihfungsikan, Pristono tidak merincinya. Yang jelas menurutnya, dari keseluruhan terminal, memang lahan AKAP-lah yang paling besar.
"Oleh karena itu, yang kita pindah AKAP. Karena kan untuk bangun stasiun MRT nanti butuh lahan yang luas pastinya dan itu nanti akan terintegrasi," jelas Pristono.
Terminal Kampung Rambutan memiliki lahan yang cukup luas untuk menampung AKAP yang dipindahkan. "Kampung Rambutan itu besar sekali, saya rasa cukup lah untuk menampung AKAP ini sambil menunggu Pulogebang jadi," ungkapnya.
Kepada pengelola bus AKAP, Pristono mengaku pihak telah mengkomunikasikan tentang hal ini. Dia berharap tidak ada penolakan.
"Yah abis mau gimana lagi, kan lahannya mau dialih fungsikan. Dan di sana tidak ada lahan lagi yang tersisa," tandasnya.
(lia/gun)










































