"Laporan kejadian Avian Influenza pada unggas masih terus ada di negara kita, yang terakhir misalnya di Sidrap Sulawesi Selatan, dan demikian juga di tempat-tempat lain," kata Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan RI Tjandra Yoga Aditama dalam rilis yang diterima detikcom, Kamis (21/7/2011).
"Kejadian Avian Influenza pada manusia memang sudah menurun tajam, sepanjang tahun 2011 sampai bulan Juli ini ada 7 kasus pada manusia," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selain itu, penting pula melibatkan dan memanfaatkan semua sistem yang sudah ada, dan kemudian mengharmonisasi nya secara bersama, dan tidak selalu perlu membentuk sistem baru lagi sepanjang harmonisasi dapat berjalan baik," ujarnya.
Avian influenza adalah penyakit zoonosis, ditularkan dari binatang (dalam hal ini unggas) ke manusia.
Kasus Avian Influenza pada unggas pertama kali ditemukan di Indonesia pada tahun 2003 di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah dan Kabupaten Tangerang, Banten.
Kasus pertama pada manusia di Indonesia adalah pada Juni 2005 pada seorang bapak dan anaknya di Serpong, Tangerang, Banten. Sejak saat itu sampai Juli 2011, sudah ada 178 kasus Avian Influenza di Indonesia, yang tersebar di 13 provinsi.
(anw/lia)











































