Korban yang meninggal tersebut atas nama Paino (37), yang juga pemilik gudang tempat terjadinya ledakan mortir. Jenazah korban selanjutnya dibawa ke rumah duka di Dusun V, Desa Binjai Serbangan, Kecamatan Air Joman, Asahan, sekitar 180 kilometer dari Medan.
"Iya betul, meninggal satu orang," kata AKP Hery Tambunan, Kepala Kepolisian Sektor Air Joman, Polres Asahan, kepada wartawan melalui seluler.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mendapatkan perawatan yang lebih baik, korban kemudian dirujuk ke Medan. Namun dalam perjalanan, dengan menggunakan ambulan, korban kemudian meninggal dunia pada Rabu sore.
Dengan meninggalnya satu korban, maka saat ini masih ada empat korban luka akibat ledakan mortir yang terjadi 10.30 WIB. Para korban luka tersebut dirawat di RSU Wira Husada.
(rul/her)











































