6 Anggota BIN ini sudah hilang sejak Jumat (8/7) silam. Kapolres Manokwari, AKBP Agustinus kepada wartawan mengatakan helikopter dibutuhkan untuk mengoptimalkan pencarian.
Pencarian di permukaan laut, apalagi dengan sarana yang minim, tidak membuahkan hasil. Pemantauan dari udara akan sangat membantu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diakuinya, kendati pencarian masih terkendala masalah minimnya sarana dan prasarana pendukung, upaya dari tim gabungan masih terus dilakukan dan tidak akan berhenti sampai ada hasil. Pencarian juga sudah melebar dari lokasi hilangnya keenam anggota BIN sampai ke perairan atau wilayah kabupaten yang berdekatan dengan Manokwari.
"Kita sampai menghubungi Kapolres Biak, Kapolres Sorong Kota, Kapolres Supiori dan juga menyampaikan kepada masyarakat yang mau melaut agar ikut membantu mencari," tuturnya.
Agustinus menampik informasi yang menyebutkan 6 anggota BIN ini sedang dalam misi rahasia memantau peredaran senjata di Manokwari. Menurut dia, saksi yang selamat mengatakan 6 anggota BIN ini murni pergi memancing bersama nelayan.
"Saya tidak pernah berandai-andai. Yang jelas fakta mengatakan mereka mancing, dapat ikan besar, foto-foto, lalu perahu terbalik dan tenggelam. Ini info dari korban yang selamat atau saksi Vicky Kendi. Dia yang melihat dan keterangan kita minta dari dia. Dan mungkin ada indikasi kelebihan muatan karena beban perahu hanya untuk 7-8 orang, tapi dinaiki sampai 13 orang," terangnya.
(fay/fay)










































