Pasamuan Pasar Tradisional Surakarta (Papatsuta) mulai hari ini, Selasa (5/7/2011) melakukan aksi pemasangan spanduk di sekitar eks pabrik es Saripetojo di Purwosari, Solo. Spanduk dipasang di berbagai titik. Dari kawasan depan hingga belakang bangunan.
"Rencananya kami akan memasang 42 spanduk besar di berbagai titik di seputar Saripetojo ini. Peasangan dilakukan mulai hari ini hingga tanggal 10 Juli mendatang. Semua spanduk berisi penolakan rencana pemprov Jateng membangun mal di lokasi eks Saripetojo," ujar Sekjen Papatsuta, Wiharto, kepada wartawan di lokasi pemasangan spanduk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, bersamaan dengan pemasangan spanduk oleh Papatsuta, belasan mahasiswa dari BEM di Surakarta menggelar aksi di depan pintu gerbang Saripetojo. Mereka menilai rencana Pemprov Jateng membangun mal di eks Saripetojo sebagai bagian dari upaya menghilangkan nilai-nilai budaya bernilai sejarah.
Mereka menolak kapitalisasi di lahan eks pabrik es Saripetojo. Mereka juga menolak budaya konsumtif dan menolak pembangunan mal yang akan berdampak pada kesemrawutan lalu-lintas kota.
(mbr/fay)











































