"Saat kejadian bank lagi sepi. Nggak ada nasabah," ujar Kapolsek Tambora Kompol Hery Dian Dwiharto saat ditemui di Polsek Tambora, Jl TB Angke, Jakarta, Kamis (30/6/2011).
Hery menceritakan sekitar pukul 11.00 WIB, ada laporan dari seorang karyawan bank. Karyawan tersebut berlari-lari untuk melapor ke Polsek. Setelah itu petugas dari Polsek berangkat ke TKP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perampok, lanjut Hery, datang dengan menodongkan senjata api. Dari 4 perampok tersebut, 2 orang di antaranya menodongkan senjata. Setelah masuk ke dalam ruangan, perampok mengambil uang tunai Rp 46 juta di meja teller.
"Mau ngambil brankas nggak bisa," jelasnya.
Waktu perampokan ini pun cukup cepat. Perampok beraksi sekitar 15 menit. Biasanya memang ada seorang security yang berjaga di lokasi. Namun pada saat kejadian, security tengah berada di luar.
"Ada 1 orang tapi lagi keluar mengawal," ungkapnya.
Karena disekap dan diikat, karyawan memang mengalami luka. "Cuma luka bekas diikat tali rafia saja," imbuhnya.
Hingga kini polisi memeriksa 5 saksi termasuk teller dan karyawan operasional. Garis polisi belum terpasang di TKP karena masih banyak pemeriksaan.
Sedangkan CCTV bank ini tidak ada. Barang bukti yang diamankan polisi yakni tempat penyimpanan uang, tali rafia, dan lakban hitam.
(gus/fay)











































