BNN Indikasikan Terdapat Sindikat Narkoba di Lapas-lapas Lain

BNN Indikasikan Terdapat Sindikat Narkoba di Lapas-lapas Lain

- detikNews
Selasa, 28 Jun 2011 16:04 WIB
BNN Indikasikan Terdapat Sindikat Narkoba di Lapas-lapas Lain
Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) mensinyalir masih ada sindikat narkoba di berbagai lapas di Tanah Air. Namun BNN menolak menyebutkan di lapas-lapas mana adanya sindikat tersebut.

"Nanti kalau kami kasih tau, kabur mereka. Tapi kami pasti bekerja sama dengan Ditjen PAS. Ya bukan dikhususkan (ke lapas). Di mana mereka sembunyi begitu kita lihat, kita akan garap bersama dengan pihak lapas," tutur Kalakhar BNN Goris Mere kepada wartawan di Kemenkum HAM, Jl Rasuna Said, Jaksel, Selasa (28/6/2011).

Goris mengatakan, BNN akan melakukan penindakan setiap adanya informasi akurat mengenai peredaran narkoba. BNN, lanjut Goris, tidak pandang bulu apakah pemain peredaran narkoba tersebut berasal dari luar negeri maupun atau pun domestik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang mengatur di luar juga banyak yang ditangkap. Kita sampai, dan bekerja sama ke mana saja. Sumber kejatahatan kita sentuh dan kita datangi," ujar Goris.

BNN sebelumnya mengendus adanya sindikat narkoba di LP Kerobokan, Bali. Kerusuhan pecah di LP Kerobokan, Bali, saat Badan Narkotika Nasional (BNN) hendak menangkap Hariadi, narapidana kasus narkoba yang diduga terkait kasus yang sama dari dalam sel pada Sabtu pekan lalu. Sedikit terkuak, petugas BNN menemukan napi kasus narkoba tengah pesta narkoba di dalam sel.

"Dia ada di dalam sel lain, sedang main judi. Di situ petugas menemukan pisau, sabu, jarum suntik, jadi dia bukan tidur, sedang main pesta narkoba," kata Direktur Pemberantasan Narkotika Alami, Brigjen Pol Benny Mamoto, Minggu (26/6).

Penggerebekan dilakukan BNN pada Sabtu (25/6) dini hari. Hariadi diduga terlibat jarigan narkotika dari hasil pengembangkan penangkapan jaringan narkotika di Jakarta oleh BNN. Kerusuhan terjadi sekitar pukul 01.00 WITA, Sabtu (25/6). Narapidana mengamuk sesaat setelah aksi sweeping BNN yang diantar langsung oleh Kalapas Siswanto.

Razia narkoba oleh BNN yang bertujuan menangkap gembong narkotika di dalam LP Kerobokan, Hariadi mendapat perlawanan dari para narapidana. Hariadi adalah desersi setelah dipecat dari keanggotaan Densus 88 Antiteror.

(fjp/anw)


Berita Terkait