Diejek Goblok Oleh Yusril, Patrialis Bersyukur

Diejek Goblok Oleh Yusril, Patrialis Bersyukur

- detikNews
Senin, 27 Jun 2011 18:57 WIB
Jakarta - Mantan Menteri Kehakiman dan HAM, Yusril Ihza Mahendra menyebut Menkum Patrialis Akbar sebagai seorang yang goblok. Nah, disebut goblok, Patrialis tidak marah. Dia malah mengucap rasa syukur.

"Alhamdulilah berarti banyak orang pintar di negeri ini," kata Patrialis sambil tertawa di Gedug DPR Jakarta, Senin (27/6/2011).

Patrialis pun mengaku siap menghadapi gugatan Yusril di PTUN. Mengenai masa cekal yang dipermasalahkan Yusril, Patrialis mengatakan bahwa hal tersebut merupakan permintaan dari Kejaksaan Agung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Permintaan dari Kejagung satu tahun kita laksakan 6 bulan 6 bulan. Kalau sebelum 6 bulan Kejagung minta dicabut ya dicabut," katanya.

Sebelumya masa cegah berpergian ke luar negeri untuk Yusril Ihza Mahendra diperpanjang. Yusril merasa keberatan karena dasar hukum keputusan itu adalah UU yang sudah mati. Dia pun menyebut
Jaksa Agung dan Menkum HAM goblok.

"Jaksa Agung dan Menkum HAM itu petinggi negara di bidang hukum dan sudah tahu bahwa keputusan Basrief Arief pakai UU yang sudah mati dan tidak berlaku lagi. Saya mimta maaf, tapi saya tidak bisa mengatakan hal lain kalau petinggi hukum mencekal memakai UU yang sudah mati, saya tidak punya istilah lain untuk mengatakan kedua orang itu, kecuali goblok," kata Yusril usai mengadu ke Ketua DPR Marzuki Alie, siang tadi.

Dalam UU No 9 tahun 1992 tentang Keimigrasian disebutkan bahwa masa cekal maksimal hingga satu tahun. Namun dalam UU No 2 tahun 2011, yang merupakan Undang-undang Keimigrasian yang baru disebutkan bahwa masa cekal hanya enam bulan saja.

(adi/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads