"Yang terbaik adalah bertekad meningkatkan kinerja sambil berjuang membersihkan PD dari unsur-unsur yang cenderung merugikan citra dengan selalu berbuta hati dan mengabaikan rasa keadilan masyarakat," kata Sekretaris Dewan Kehormatan PD Amir Syamsuddin saat dihubungi detikcom, Senin (27/6/2011).
Sikap tegas yang ditunjukkan Amir ini bukan tanpa alasan, hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) memperlihatkan bahwa kewibawaan dan citra SBY selaku Presiden dan Ketua Dewan Pembina PD menurun. Salah satunya karena pemberitaan menyangkut Nazaruddin, mantan bendahara PD yang kerap dikait-kaitkan dengan sejumlah kasus di KPK.
"Terutama mereka yang senang melontarkan pernyataan pernyataan bodoh dan menyakitkan hati rakyat," tegas Amir.
Amir memberi contoh di tengah langkah Presiden SBY mendukung kinerja KPK dengan menyiapkan Keppres bagi Busyro Muqoddas, justru ada kader PD yang dicurigai malah hendak mencegah langkah itu.
"Sementara pemerintah mempersiapkan Keppres perpanjangan masa jabatan Ketua KPK Busyro Muqoddas, justru bergerilya politik yang sebaliknya. Dan perilaku perilaku politik lainnya yang cenderung mengganggu citra SBY maupun PD. DK PD dengan cermat mengamati dan perilaku seperti ini," tutur Amir.
(ndr/anw)











































