Rebutan Tanah Warisan, 2 Warga Jeneponto Tewas

Rebutan Tanah Warisan, 2 Warga Jeneponto Tewas

- detikNews
Sabtu, 25 Jun 2011 10:17 WIB
Makassar - Dua warga Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, tewas akibat duel berdarah dalam sengketa tanah warisan di Desa Palintang, Kecamatan Rumbia, Jeneponto.

Kapolres Jeneponto, AKBP Ruslan Aspan saat dihubungi wartawan, Sabtu (25/6/2011) mengatakan duel berdarah ini terjadi, Jumat (25/6) kemarin. Kedua korban tewas tersebut bernama Tamrin Daeng Tiro dan Syamsuddin.

Tiga warga lainnya terluka dan kini dirawat di dua tempat terpisah, yakni Kartini dan Daeng Alle di RSUD Anwar Makkatutu, Bantaeng. Satu warga lainnya yang bernama Ilyas akhirnya dirujuk ke RS Haji, Makassar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut AKBP Ruslan Aspan bentrokan dipicu sengketa tanah warisan oleh tiga orang bersaudara, yakni Kartini, Daeng Alle dan Daeng Liwang. Awalnya ketiganya sepakat untuk membahas sengketa tanah oleh kubu Kartini yang berdomisili di Kab Bantaeng, bersama Alle dan Liwang di Desa Palintang.

Namun tiba-tiba karena dipicu oleh sikap emosi dari dua kubu yang saling bersenjatakan parang, keduanya pun terlibat bentrok. Pihak Polsek Rumbia saat ini sudah mengamankan tiga pelaku bentrokan, yakni Daswan, Anto dan Daeng Liwang.

"Saat ini situasi di Rumbia sudah kondusif, semuanya sudah ditangani oleh Polsek Rumbia, jika situasi memanas kembali Polres Jeneponto akan turun mengamankan lokasi bentrokan," pungkas Ruslan.

(mna/fay)


Berita Terkait