PD: Menteri Pertanian dan Menteri Kelautan Harus Dengarkan SBY

PD: Menteri Pertanian dan Menteri Kelautan Harus Dengarkan SBY

- detikNews
Rabu, 22 Jun 2011 13:31 WIB
Jakarta - Presiden SBY menilai tak baik jika petani dan nelayan berpolitik praktis. PD pun mengimbau Menteri Pertanian Suswono dan Menteri Kelautan Fadel Muhammad yang merupakan kader PKS dan Golkar, agar tidak memanfaatkan jabatannya untuk merekrut petani dan nelayan dalam politik praktis.

"Jadi Menteri Pertanian dan Menteri Kelautan dan Perikanan harus mendengarkan apa yang dikatan Pak SBY. Pak SBY itu kan memberikan hal yang benar," tutur Ketua Departemen Kominfo PD, Ruhut Sitompul, kepada wartawan, Rabu (22/6/2011).

Ruhut berharap kedua menteri ini tidak marah dan berpikir macam-macam. Sebagai menteri, menurut Ruhut, tak boleh memanfaatkan jabatannya untuk kepentingan politik partainya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi kalau memang tidak melakukan politisasi ya jangan kebakaran jenggot" tutur Ruhut.

Lalu apakah statement SBY tersebut pertanda akan digusurnya dua menteri tersebut? "Kalau reshuffle itu prerogatif presiden. Apa yang dilakukan kami akan mendukung," tandasnya.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hari ini melakukan dialog dengan para petani dan nelayan lewat fasilitas konferensi video (video conference). Sebelum dialog, Presiden menyatakan ketidaksukaannya para petani dan nelayan yang terjun di dunia politik praktis.

"Saya senang dengan KTNA (Kontak Tani Nelayan Andalan). Setelah saya bersahabat dengan Pak Winarno (ketua KTNA-red), tidak saya dengar KTNA masuk dalam politik praktis," kata Presiden saat melakukan video conference di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Rabu (22/6/2011).

Presiden mengatakan, jika para petani dan nelayan dikait-kaitkan dan digiring untuk masuk dalam politik praktis, akan sangat mengganggu. "Kalau petani dikotak-kotakkan ke politik sana, politik sini, partai A partai B, menurut saya kok malah mengganggu," tegas SBY.

(van/lh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads