"Fraksi yang menerima penyampaian dari BK. Orang BK yang menyampaikan itu adalah Pak Nudirman Munir. Katanya Wa Ode harus mengundurkan diri karena beberapa kesalahan," kata kata Nurhayati usai diskusi di YLBHI, Jalan Diponegoro, Jakarta, Minggu (19/6/2011).
Nurhayati mengaku siap untuk mundur jika memang terbukti bersalah. "Kalau saya tidak bersalah, saya tidak akan mundur," katanya,
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, koordinator bidang politik ICW Abdulah Dahlan mengatakan permintaan mundur itu tidak pantas. Menurutnya permintaan itu sangat prematur dan tidak menunjukan kapasitas BK.
"Tidak sepantasnya orang yang mengungkap statemen seperti itu malah dihukum. Harusnya proses Wa Ode ini adalah saat yang tepat untuk menunjukan kinerja BK," katanya.
Sementara itu, Koordinator Bidang Politik ICW Abdulah Dahlan mengatakan permintaan mundur itu tidak pantas dan sangat prematur. "Tidak sepantasnya orang yang mengungkap statemen seperti itu malah dihukum. Harusnya kasus Wa Ode ini adalah saat yang tepat untuk menunjukan kinerja BK.
Sebelumnya, Nurhayati dalam acara 'Mata Najwa' pada Rabu (25/5) yang bertema 'Mafia Angka' menyebut pimpinan DPR bersama Menteri Keuangan dan pimpinan Badan Anggaran sebagai penjahat anggaran. Marzuki merasa tersinggung atas ucapan itu. Ucapan ini yang memicu kemarahan Marzuki sehingga melaporkannya ke BK.
(nal/lh)











































