Pak Ud Deadline Hasyim Minta Maaf Paling Lambat 7 Hari

Pak Ud Deadline Hasyim Minta Maaf Paling Lambat 7 Hari

- detikNews
Selasa, 22 Jun 2004 15:34 WIB
Jakarta - Kasus penggunaan gambar pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Asy'ari tak kunjung usai meski sudah ada kata maaf. Keluarga besar Hasyim Asy'ari masih tetap mendesak Hasyim Muzadi secara pribadi minta maaf.Hasyim dideadline minta maaf selambat-lambantnya tujuh hari sejak Selasa (22/6/2004) ini. Apabila tidak dilakukan, keluarga besar Hasyim Asy'ari akan melancarkan somasi. Keluarga Hasyim Asy'ari juga meminta PDIP melakukan permohonan maaf secara tertulis.Hal itu diungkapkan pengacara keluarga Hasyim Asy'ari, Ikhsan Abdullah kepada wartawan di media center KPU, Jl.Imam Bonjol, Jakpus, Selasa, usai bertemu dengan anggota KPU Mulyani W Kusumah. Turut hadir bersama Ikhsan adalah anak Hasyim Asy'ari yaitu Yusuf Hasyim alias Pak Ud dan cucu Hasyim Asy'ari yang bernama Lilik Wahid.Seperti diketahui, kasus ini mencuat dengan ditemukannya atribut kampanye Mega-Hasyim yang dilatarbelakangi gambar pendiri NU, Hasyim Asy'ari."Saya berpendapat bahwa KH Hasyim Muzadi secara pribadi yang harus meminta maaf pada saya dan keluarga besar KH Hasyim Asy'ari sekaligus diikuti dengan tindakan penarikan segala media kampanye yang mencantumkan gambar KH Hasyim Asy'ari sebagai latar belakang," kata Pak Ud dalam statemen tertulisnya yang dibacakan Pak Ud.Menurutnya, hal tersebut sesuai dengan surat Rois Aam PB Syuriah NU KH Sahal Mahfudz kepada Hasyim Muzadi. Dikatakan juga, secara pribadi, Pak Ud tidak ada persoalan dengan PDIP, khususnya Megawati."Sehubungan dnegan keberatan saya, Bu Mega telah mengutus Sdr Heri Akhmadi untuk melakukan permohonan maaf dari Bu Mega selain permohonan maaf yang diasmpaikan oleh Pramono Anung melalui telepon kepada saya," kata Pak Ud.Paman Gus Dur itu juga menyatakan, Sekjen PDIP Sutjipto secara khusus juga telah meminta maaf melalui media elektronik. "Dalam permohonan tersebut, Pak Tjipto merasa kecolongan karena sudah mewanti-wanti jangan sampai gambar tersebut dipakai sebagai media kampanye," kata Pak Ud."Akan tetapi saya merasa heran terhadap utusan KH Hasyim Muzadi yang datang kepada saya dan mengatakan bahwa Pak Tjipto-lah yang menginginkan gambar tersebut sebagai media kampanye Mega-Hasyim," sambung Pak Ud."Agar persoalan ini menajdi jelas dan tidak menimbulkan pemberitaan yang kurang baik, saya tetap menunggu agar pihak PDIP melakukan permohoan maaf secara tertulis," sambungnya.Cucu Hasyim Asy'ari, yaitu Lilik Wahid, juga membacakan surat Rois Aam PB Syuriah NU KH Sahal Mahfudz kepada Hasyim Muzadi. Isinya, pada Rabu malam (16/6/2004), Yusuf Hasyim dan Lilik Wahid datang ke rumah Sahal Mahfudz dan menyampaikan latar belakang."Saya minta Pak Hasyim cs secara sportif minta maaf kepada beliau dan mendorong tim sukses untuk memenuhi tuntutan panwaslu setempat," demikian bunyi surat Sahal Mahfudz, kiai karismatik itu. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads