Ketua Kelompok Analisa Gempa dan Tsunami BMKG Wilayah I Sumut, Albertus Tua Manullang menyatakan, frekuensi gempa yang mencapai 16 kali tersebut berdasarkan catatan hingga Rabu dinihari.
"Kekuatan gempa tersebut, antara III sampai IV MMI," kata Albertus kepada wartawan di Medan.
Kendati gempa tidak bisa diprediksi, namun peluang terjadinya gempa yang besar dapat terjadi. Apalagi Tapanuli Utara termasuk wilayah patahan gempa.
Dua kali gempa yang masing-masing berkekuatan 5,5 SR melanda Tapanuli Utara pada Selasa (14/6/2011) pagi. Guncangan pertama terjadi pada pukul 07.08 WIB, dan yang kedua sekitar pukul 10.01 WIB. Ratusan rumah rusak akibat bencana tersebut.
(rul/lh)
