"Saya bersyukur, 4 periode di DPR belum pernah masuk Banggar. Itu mungkin yang membuat saya selamat, karena ini sistemik," katanya saat menjadi pembicara kunci seminar bertajuk 'Pembiayaan MDG's untuk Indonesia' di Hotel Santika, Jl KS Tubun, Jakarta Barat, Rabu (15/6/2011).
Berbicara secara umum, politikus Partai Golkar ini mengaku prihatin korupsi di lembaga legislatif, eksekutif, maupun yudikatif muncul silih berganti. Belum lagi skandal korupsi yang melibatkan pelaku di tiga lembaga tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hajriyanto mengatakan, apabila dibulatkan, saat ini terdapat sekitar 50 anggota dewan yang tersangkut kasus korupsi. Jumlah itu berkisar 10 persen dari total 'penghuni' gedung DPR sebanyak 560 orang.
Tak ubahnya perilaku anggota DPR itu, sejumlah pejabat di jajaran eksekutif pun masuk penjara gara-gara korupsi. Mengutip data Kementerian Dalam Negeri, Harjriyanto menyebut 155 dari sekitar 500 gubernur/bupati/walikota menjadi tersangka korupsi.
"Itu berapa? 30 persen, ya? Cuma, DPR itu lebih menarik untuk diberitakan," seloroh pria berkemeja batik warna cokelat tersebut.
(irw/rdf)










































