Rombongan yang terdiri dari 1 bus dan 2 mobil polisi yang membawa mereka tiba di Mapolda Metro, Jl Sudirman, Jakarta, pada pukul 13.00 WIB, Senin (13/6/2011). Empat orang itu dalam kondisi terbonggol tangan dan kakinya dengan bagian wajah ditutupi selubung warna hitam.
Dua dari mereka mengenakan seragam tahanan Polda Sulawesi Tengah. Sementara dua lainnya berkemeja warna abu-abu dan coklat. Belasan polisi yang mengawal mereka tampak mengenakan penutup wajah dan dilengkapi senjata api.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya belum tahu soal empat tahanan ini. Wewenangnya di direktur tahanan titipan, bukan di saya," kata Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Hery Rudolf Naha, yang diminta konfirmasinya oleh wartawan.
Berdasar data yang dikumpulkan reporter detikcom, empat terduga teroris itu adalah Ali Miftah, Anang, Furqon dan Abu Jakfar. Mereka ditangkap Densus 88 dalam kasus penembakan dua anggota polisi di depan Kantor Bank BCA Palu beberapa waktu lalu.
Pesawat kepolisian yang menerbangkan mereka dari Palu mendarat di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, pada sekitar pukul 13.30 WIB.
(lh/nvt)











































