"Itu tanggung jawab moral Demokrat. Tapi itu tidak bisa saya jamin," ujar Ketua Fraksi PD Jafar Hafsah di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (9/6/2011). Saat itu Jafar ditanya apakah Demokrat mau menjamin Nazaruddin akan datang.
Menurut Jafar, PD hanya mengimbau dan menginstruksikan Nazaruddin untuk pulang ke Tanah Air. PD menyerahkan semuanya pada penegak hukum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jafar kembali menyatakan dia tidak bisa menjamin kepulangan Nazaruddin.
"Saya juga tidak bisa jamin. Karena sekelas Jafar mengeluarkan jaminan, nama baik saya dipertaruhkan," tutur dia.
Nazaruddin diketahui 'bersembunyi' di Singapura untuk berobat jantung. Mantan bendahara umum PD ini berjanji akan pulang jika sudah selesai berobat.
KPK juga rencananya akan memeriksa Nazaruddin pada Jumat 10 Juni besok. Nazaruddin diperiksa dalam kasus dugaan korupsi penyediaan sarana pendidikan di Kemendiknas pada tahun 2007.
Dalam kesempatan sebelumnya, anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Ahmad Mubarok mengatakan Nazaruddin akan ada ketika diperlukan KPK. "Tim khusus sudah ke sana, nemuin dia. Dia tidak harus pulang, namanya lagi berobat. Ketika diperlukan ada," kata Mubarok, Kamis (2/6) lalu.
(nik/nrl)











































