Kelangkaan Daging Sapi Berdampak Pada Rumah Makan

Kelangkaan Daging Sapi Berdampak Pada Rumah Makan

- detikNews
Rabu, 08 Jun 2011 22:26 WIB
Medan - Minimnya pasokan daging sapi di sejumlah pasar tradisional di Medan berdampak bagi pengelola rumah makan, terutama mereka yang mengandalkan daging sapi sebagai menu andalan. Pasalnya, pengelola kesulitan menyesuaikan harga daging mentah dengan harga daging siap konsumsi.

Pasca larangan masuknya daging sapi impor dari Australia, harga daging sapi lokal di Medan antara Rp 75 ribu hingga Rp 80 ribu per kilogram, Rabu (8/6/2011). Sebelumnya, harga daging sapi lokal di Medan hanya sekitar Rp 60 ribu hingga Rp 65 ribu perkilonya.

Tidak sekadar lonjakan harga, ketersediaan daging di pasaran juga terbatas. Akibat keterbatasan daging di pasaran, sejumlah warung di Jl. Kejaksaan Medan yang menyediakan masakan sop dan soto daging sapi terpaksa tutup, meski sebagian masih menyediakan daging sapi dalam jumlah terbatas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah seorang pengelola warung nasi, Nunung mengatakan, kebutuhan daging sapi untuk dagangannya rata-rata mencapai 5 kilogram tiap hari. Sejak kelangkaan daging, Nunung hanya mendapat jatah daging sekitar 2 kilogram.

"Kami juga kebingungan menyesuaikan harga daging dengan harga sup atau soto kepada pelanggan. Masalahnya, harga daging naik, tapi harga sup atau soto tidak memungkinkan dinaikkan," kata Nunung.

Dari pantauan di sejumlah pasar tradisional, pedagang daging mengalami kesulitan pasokan daging dalam empat hari terakhir, pasca terhentinya pasokan daging impor dari Australia ke beberapa Rumah Potong Hewan (RPH) di Sumut, menyusul beredarnya video penyiksaan sapi di salah satu rumah potong di Australia.

(rul/van)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads