Kalla: Kader Enggan Dukung Orang Tak Berkeringat di Golkar
Senin, 21 Jun 2004 19:32 WIB
Banten - Wiranto dan Salahudin Wahid memang pasangan yang dijagokan Golkar. Tapi kader Golkar banyak yang kurang semangat dan enggan mendukung orang tidak berkeringat di Golkar."Secara formalitas, Golkar pasti mendukung (Wiranto-Salahudin). Tapi semangat kurang. Selain itu, banyak juga yang kecewa Akbar Tandjung (Ketua Umum Partai Golkar) kalah.Demikian kata cawapres Partai Demokrat Jusuf Kalla yang masih menjadi kader Golkar usai kampanye terbuka di Alun-alun Serang, Provinsi Banten, Senin (21/6/2004)."Mereka juga enggan mendukung orang yang tidak berkeringat di Golkar, yang jasanya juga kurang cukup. Yang di bawah ini enggan mendukung orang yang tidak berkeringat di Golkar, yang jasanya juga kan yang dulu tidak cocok dengan Golkar. Jadi semangat dari bawah tidak ada," ujarnya.Diakui Kalla, secara pribadi banyak orang di Golkar yang mendukungnya. Tapi secara institusi, Golkar tidak bisa memberikan dukungan kepada dirinya."Wiranto dan Salahuddin dinilai bukan warga Golkar yang lama. PKB kan juga dulu mendukung pembubaran Partai Golkar. Lihat saja kampanye-kampanye sekarang ini. Di Makassar misalnya, tidak seperti Golkar sebagai pemenang Pemilu," katanya.Meski demikian, Kalla tidak bisa memperkirakan berapa persentase dukungan orang Golkar kepada dirinya. Tapi baginya sudah cukup. Dia juga yakin suara masyarakat di Indonesia timur banyak yang memilihnya. Dukungan masyarakat juga makin hari makin kuat kepada pasangan SBY-Kalla. Hal ini terlihat dari berbagai hasil polling.Ini membenarkan strategi dua kaki Golkar? tanya wartawan. "Itu tidak ada sama sekali," tegas Kalla. Diakuinya, dirinya pernah bertemu Akbar Tandjung secara pribadi. Akbar mendukung Anda secara pribadi? tanya wartawan. "Ya tidak lah. Dia kan ketua umum," kilah Kalla.
(sss/)











































