Pengamatan detikcom, Senin (6/6/2011), 30 paket peti mati masih dibungkus kertas karton di depan kantor yang beralamat di Senayan Trade Center, lantai 3 nomor 166, Jakarta.
Ada 3 orang pria dan wanita ada di dalam kantor tersebut. Namun pintu kantor itu ditutup dan belum ada yang bersedia memberikan keterangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa peti mati yang belum dikirim telah ditulisi nama dan alamat yang akan dituju antara lain, Karmin detikcom, Bambang Pangestu dari PT Indosat Jalan Jenderal Ahmad Yani, Mr Musa Chandra dari PT KAO Indonesia, dan lain sebagainya.
CEO perusahaan Buzz & Co, Sumardy Ma mengaku mengirim peti mati itu untuk
contoh kampanye pemasaran yang menarik. Ia juga akan meluncurkan buku "Rest in Peace Advertising Killed by World Mouth Agency."
(aan/nrl)










































