"Alhamdulillah saya laporkan hubungan PKB dengan pengurus besar NU sangat kondusif dan sangat baik," ujar Muhaimin dalam pidatonya saat membuka Rakornas II PKB di Gedung DPP PKB, Jl Raden Saleh, Jakarta Pusat, Minggu (5/6/2011).
Muhaimin menceritakan bukti hubungan baik antara PKB dan NU adalah dia sering keliling Indonesia bersama Ketua NU Kiai Said Aqil Siraj.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Muhaimin, dengan hubungan yang baik ini, banyak hal yang menjadi komitmen nyata PKB dan NU selain urusan memenangkan Pemilu 2014. Salah satunya mengenai banyaknya aliran-aliran yang membahayakan negara kesatuan RI atas dasar kekerasan, teroris dan sebagainya.
"Itu yang menjadi komitmen kita untuk menjaga kekompakan ahlul sunnah wal jama'ah, kekompakan keluarga besar NU. Karena itu saya dan Pak Said Agil keliling-keliling keseluruh Indonesia untuk menyatakan bahwa mayoritas umat Islam di Indonesia menolak kekerasan, menolak teroris atas nama agama," jelas Muhaimin.
Dengan hubungan yang membaik ini, Muhaimin berharap hubungan kader dan konstituen tetap terjaga.
"Insya Allah dengan selesainya hubungan NU dengan PKB dengan hubungan yang produktif antara PKB dan NU, kita mampu menjaga konstituen baru, dan Insya Allah ke depan calon legislatif kita dengan basis NU menjadi basis utama akan dikerucutkan dalam profesi-profesi yang sesuai dengan kebutuhan bangsa," terangnya.
(lia/gun)











































