SBY Dinasihati Sultan HB X

SBY Dinasihati Sultan HB X

- detikNews
Senin, 21 Jun 2004 12:11 WIB
Yogyakarta - Capres Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendapat tausiyah dari Sultan Hamengkubuwono (HB) X. Keduanya sepakat akan menggunakan isu-isu edukatif dalam kampanye pemilihan presiden."Sultan berpesan, siapa pun yang terpilih dalam pilpres agar betul-betul mencurahkan semuanya untuk rakyat. Sebab sudah terlalu lama rakyat berharap dan menginginkan adanya perubahan di negara ini, terutama menyangkut kesejahteraan, kebutuhan rasa aman dan tatanan kehidupan yang harmonis," kata SBY mengutip pesan Sultan yang disampaikan saat pertemuan di Gedong Wilis, Kompleks Kantor Gubernur di Kepatihan, Yogyakarta, Senin (21/6/2004). Turut hadir dalam pertemuan itu tim sukses SBY Rachmat Witoelar dan Ketua DPD Partai Demokrat DIY Budi Prihandoko.Menurut SBY, pertemuan juga menyepakati dalam kompetisi pilpres sebaiknya menggunakan isu-isu edukatif. "Masing-masing kandidat diharapkan menyampaikan solusinya terhadap masalah-masalah yang dihadapi rakyat yaitu isu yang menyangkut kebijakan, strategi dan progam aksi pemerintah," ujar SBY."Kita berharap presiden terpilih nanti harus mendapat amanat dari rakyat dan sepakat tidak mengangkat isu-isu soal identitas dan primordialisme yang justru tidak relevan dengan tujuan kampanye," imbuhnya.Jangan TerpengaruhSultan Hamengkubuwono (HB) X mengimbau masyarakat tidak terpengaruh pada isu-isu negatif dalam kampanye pemilihan presiden."Saya berharap rakyat juga punya peluang untuk berpikir jernih menentukan pilihannya di masa depan. Saya berharap rakyat tetap tidak terpengaruh oleh intrik yang ada dan misinformasi yang berkembang saat ini. Semua itu akan dapat mengaburkan masyarakat terhadap kondisi faktual saat ini," imbau Sultan HB X usai pertemuan dengan SBY. Menurutnya, masyarakat saat ini mendambakan adanya perubahan.Setelah itu, SBY akan mengadakan kunjungan silaturahmi ke Ponpes Al Munawir Krapyak untuk bertemu pimpinan pondok KH Zainal Abidin Munawir. (aan/)


Berita Terkait