"Penggeledahan ditemukan bahan-bahan untuk merakit bom, sulfur, belerang, pipa-pipa," kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam di kantornya, Jl Trunojoyo, Jaksel, Senin (30/5/2011).
Anton mengatakan, bahan-bahan itu belum dirakit menjadi sebuah bom. Polisi memastikan 2 pelaku terkait jaringan teroris.
Selain itu, polisi juga menekuman kunci T. Temuan ini mengindikasikan para pelaku juga pelaku curanmor.
"Namun, dibalik itu mereka sengaja mencari senjata api. Dengan harapan mereka ingin mengumpulkan senjata api sebanyak-banyaknya, masih didalami dan terindikasi mereka jaringan teroris," jelasnya.
Apakah masuk jaringan Kompak? "Masih didalami. Namun yang jelas mereka mengumpulkan senjata, terkumpul lalu digunakan untuk merampok untuk mencari dana," ungkap mantan Kapolda Jatim ini.
Anton menambahkan, polisi belum bisa memastikan kelompok teroris yang terkait dengan 2 pelaku ini. "Masih didalami kelompok tersebut kita akan tahu setelah 2 orang lagi tertangkap," tandasnya.
(ape/ndr)











































