Miing Usul Kemasan Rokok Dipasangi Gambar Seram

Miing Usul Kemasan Rokok Dipasangi Gambar Seram

- detikNews
Jumat, 27 Mei 2011 13:31 WIB
Jakarta - Larangan merokok pada masyarakat tidak hanya melalui pendekatan aturan, tetapi juga lewat pendekatan budaya. Anggota Komisi X DPR Dedi 'Miing' Gumelar mengusulkan kemasan rokok perlu dipasangi gambar-gambar seram akibat merokok.

"Kalau bisa, di dalam sampul rokok ada contoh-contoh gambar akibat merokok. Misalnya akibat impotensi, paru-paru busuk atau penyakit jantung. Rokok-rokok produksi Indonesia juga muncul di luar negeri dengan contoh-contoh yang seram karena kebijakan pemerintah di sana. Jadi apa salahnya kita melakukan kebijakan pemerintah seperti itu," papar Miing.

Hal ini disampaikan dia dalam dialog interaktif bertajuk 'Warga Jakarta Mendukung Gedung dan Angkutan Bebas Asap Rokok' di Hotel Haris, Jalan Dr Saharjo, Jakarta Selatan, Jumat (27/5/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia, pendekatan kebudayaan memberikan kesadaran terhadap seseorang, tidak secara eksplisit dilarang merokok melainkan merokoklah pada tempat yang disediakan.

"Hak Anda sebagai perokok tidak dilarang, tetapi ketika merokok di dalam kantor atau gedung Anda melanggar hak orang lain yang ingin mendapatkan kesehatan," kata Miing.

Selain itu, kata dia, ada pendekatan komunikasi bagaimana memberikan kesadaran melalui contoh-contoh. Lantas, mengapa pemerintah tidak menandatangani Framework Convention for Tobacco Control (FTCT) atau pengendalian tembakau?

"Mungkin masih dihantui oleh persepsi bahwa ini adalah devisa. Devisa lebih dihitung ketimbang akibat terhadap bangsa sendiri, devisa ekonomi lebih dipertimbangkan daripada masa depan melalui kesehatan masyarakat," jawab politisi PDIP ini.

Menurut dia, aturan yang ada tidak berhasil karena tidak ada keberanian dari gubernur
untuk mengubah lahan tembakau menjadi lahan garapan lain yang produktif.

(aan/fay)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads