20 Pohon di Jl Dr Satrio Juga akan Ditebang

20 Pohon di Jl Dr Satrio Juga akan Ditebang

- detikNews
Senin, 23 Mei 2011 12:24 WIB
Jakarta - Jumlah pohon yang akan ditebang di Jakarta karena pembangunan infrastruktur terus bertambah. Bukan hanya ribuan pohon di kawasan Jakarta Timur yang akan jadi korban, sekitar 20-an pohon di Jl Dr Satrio, kawasan Jakarta Selatan rencananya juga akan ditebang.

Pohon ini akan ditebang karena pengerjaan Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang.

"Kalau penebangan kita akan lihat dulu, apakah seluruhnya atau tidak. Tapi yang sekarang kita lakukan masih pemangkasan ranting-rantingnya dulu," ujar Kepala Bidang Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Pemprov DKI Jakarta, Novizal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal ini dikatakan Novizal saat meninjau pengerjaan lanjutan fly over Kampung Melayu-Tanah Abang yang kini telah memasuki tahap pengerjaan di Casablanca. Akibat pengerjaan ini, ruas jalan dari arah Jl HR Rasuna Said menuju Jl Dr Satrio ditutup selama 2 bulan.

Novizal mengatakan, pada jalur yang ditutup ini akan dipasang 3 tiang penyanggah dengan 22 titik pengeboran. Untuk hari pertama pengerjaan, 3 pohon sedang dilakukan pemangkasan dan 2 sudah ditebang.

"Lagian yang pohon yang tumbuh di sekitar ini jenisnya Aksana yang mudah tumbang, kan ngeri juga kalau tumbang karena hujan atau angin kencang," terangnya.

Di tempat yang sama, Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta, Ery Basworo membenarkan akan ada pohon yang harus ditebang. Tapi dia berjanji akan mengganti pohon-pohon itu dengan jumlah yang lebih banyak dan kualitas yang lebih baik.

"Memang akan ada beberapa (yang ditebang), tapi kita akan ganti dengan skala satu banding sepuluh (satu pohon yang ditebang diganti sepuluh pohon baru) dengan kualitas yang lebih baik," janji Ery.

Terkait penebangan pohon, sebelumnya Dinas PU melansir data akan menebang seribuan lebih pohon untuk pembangunan jalur TransJakarta koridor XI (Kampung Melayu-Pulogebang). Rencanya pohon akan mulai ditebang pada awal Juni nanti.

Ery juga menjelaskan, di lokasi pengerjaan itu ada dua pipa air yang dilalui. Petugasnya akan benar-benar teliti mengerjakan proyek ini agar tidak berakibat fatal.

"Jadi memang ada dua pipa air di bawah ini, tapi itu akan kita amankan terus jangan sampai terganggu," tutur Ery.

Fly over ini akan dibuat sepanjang 3,8 Km. Tinggi fly over ini lebih kurang 18 meter dari permukaan Jl HR Rasuna Said.


(lia/gun)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads