"Kami juga mendesak Propam memeriksa para penyidik karena ditengarai mereka menjadi makelar kasus, sehingga sudah 6 tahun tidak ada perkembangan," ujar Ismail, salah satu peserta aksi di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Kamis (19/5/2011).
Ismail menuntut agar polisi bertindak tegas. Sebab, menurutnya Presiden SBY saja meminta agar proses hukum tidak dihalang-halangi. Ismail juga mengatakan, mereka meminta SBY sebagai Ketua Dewan Pembina PD, memecat Nazaruddin dari posisi Bendahara Umum Partai Demokrat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi ini hanya diikuti 20 orang mahasiswa. Mereka membawa spanduk kecil dan kertas bergambar foto Nazaruddin yang telah ditambahi tanduk. Dalam kertas tersebut, mereka meminta polisi mengusut tuntas dugaan pemalsuan bank guarantee dari Bank Mandiri cabang Pekanbaru, Riau tahun 2005 lalu yang diduga dilakukan Nazaruddin.
(rdf/fay)











































