"Setiap kali bertemu dengan saya, Nazarudin selalu ditemani oleh Mindo Rosalina Manulang," tutur Daniel di Kejaksaan Tinggi Jakarta pada Rabu (18/5).
Daniel Sinambela dan Nazarudin pernah terlibat kerjasama dalam proyek tender pengadaan batu bara di PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Daniel yang merupakan Direktur PT Matahari Anugrah Perkasa ini bekerjasama dengan Nazaruddin yang bertindak penyumbang modal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Daniel menilai, kasus yang menjeratnya ini merupakan rekayasa dari Nazaruddin semata. "Perkara yang saya hadapi adalah rekayasa Nazaruddin,saya sudah 120 hari ditahan tanpa kejelasan, tidak ada niat penyidik Polda untuk mengkonfrontir," tutur Daniel.
Nazarudin sendiri disebut-sebut dalam kasus suap Sesmenpora yang sekarang ditangani KPK. Ia dituding menjadi atasan Rosalina yang diduga menjadi perantara kasus suap tersebut. Namun, baik Rosalina maupun Nazarudin membantah tudingan ini.
Daniel mendekam di Polda Metro Jaya sejak Januari tahun ini. Saat ini, penahanannya tengah dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Jakarta.
(fjr/ndr)










































