"Sabtu (14/5) pagi dia baru diantar orangtua masuk ke pesantren. Orangtua langsung ketemu sama pengurusnya. Diantarin ke dalam juga. Sabtu sore dia menghilang," ujar kakak Dito, dr Kuncoro, saat dihubungi detikcom, Rabu (18/5/2011).
Kuncoro menceritakan pengurus pesantren yang mengetahui Dito menghilang langsung mencari bocah jangkung bertinggi 171 cm itu. Pengurus pesantren tidak langsung memberitahukan hal ini ke keluarga karena mengira Dito hanya pergi sebentar. Pengurus pesantren lalu mencari Dito di beberapa warnet dan mal. Namun hingga Minggu sore tidak ditemukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Kuncoro, Selasa (17/5) malam keluarga mendapatkan informasi keberadaan Dito di sebuah masjid di Bintaro. Keluarga malam itu juga mendatangi masjid itu. Dari keterangan pengurus masjid, ciri-ciri anak yang sudah 2 malam menginap di masjid itu sama dengan ciri-ciri Dito.
"Keluarga nungguin malam itu di masjid. Tapi Dito nggak muncul juga. Ada informasi lagi kalau Dito di masjid 500 meter dari masjid pertama. Kita datangi, katanya di sana Dito hanya 2 jam. Juga nggak ketemu," jelasnya.
Kuncoro mengatakan, Dito memegang HP saat pergi. Namun saat dihubungi, HP Dito sudah tidak aktif. Dito juga diketahui tidak membawa uang banyak karena di pesantren tidak diperbolehkan memegang uang banyak.
"Dia nggak bawa duit banyak. Paling kemarin itu dikasih uang jajan hanya Rp 50 ribu," jelasnya.
Selain mencari ke berbagai tempat, keluarga juga menanyai teman-teman Dito di pesantren sebab Dito terakhir kali terlihat di pesantren pada Sabtu (14/5).
Pihak keluarga sudah melaporkan kejadian ini ke Polsek Pesanggrahan. "Sudah kami laporkan ke kepolisian sejak Senin 16 Mei. Tadi adik saya bilang belum ada perkembangan dari kepolisian," ungkapnya.
Kuncoro menceritakan Dito merupakan anak kelima dari lima bersaudara, sedang Kuncoro anak nomor 2. Ayah Dito dan Kuncoro adalah Prof DR Dr Sudigdo Sastroasmoro, SpA(K) yang bekerja sebagai dokter anak di RSCM. Sedangkan ibunda Dito bernama Djumhuria, sebagai ibu rumah tangga.
Dito mempunyai ciri-ciri tinggi badan171 cm, berat badan 64 kg, badan agak kurus, kulit sawo matang, muka lonjong, rambut tipis cepak. "Terakhir terlihat mengenakan kemeja putih dan celana hitam. Namun pengurus masjid bilang dia di sana pakai baju koko biru. Memang ada bajunya yang seperti itu," jelas Kuncoro.
Keluarga menerima segala informasi mengenai keberadaan Dito. Jika ada yang mengetahui keberadaan Dito, bisa menghubungi nomor Kuncoro di 0815 979 2380.
(gus/nrl)










































