"Kepada sopir, orang berseragam Brimob itu menanyakan beberapa anggota Brimob yang selalu mengawal, makanya nanti kita pertemukan dengan orang-orang yang disebut itu," kata salah seorang penyidik kepada detikcom, Selasa (17/5).
Sebelumnya, seseorang tidak dikenal yang menggenakan seragam Brimob, ikut menumpang ke mobil yang membawa uang untuk pengisian ATM BCA. Orang itu naik kendaraan sejak petugas melakukan pengisian di ATM BCA Buaran, Jakarta Timur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita sudah cek ke Korps Brimob dan nama-nama itu tidak ada," kata sumber tersebut.
Polisi kini akan mencoba mempertemukan sopir serta petugas keamanan dengan beberapa anggota Brimob yang mengawal kendaraan.
"Secepatnya akan dilakukan untuk mengungkap kasus ini," paparnya.
Perampokan ini terjadi sekitar pukul 22.00 WIB, Minggu (15/5) malam, saat sejumlah petugas sedang mengisi ATM di Apotik Tania, Robusta, Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur.
Saat pengisian ATM, sopir Yunisar turun dari mobil bernopol B 9713 FH ini dan duduk di teras apotik. Satpam Ahmad dan seorang teknisi Zulfikar juga turun untuk mengisi ATM.
Sementara yang berada di dalam mobil adalah satpam bernama Hendrik dan seorang anggota Brimob. Anggota Brimob ini bergabung dengan anggota pengisi ATM saat mobil mengisi ATM di Buaran.
Waktu kedua orang ini di dalam mobil, mobil dalam keadaan hidup. Tiba-tiba, muncul lagi 2 orang yang tidak dikenal langsung masuk ke mobil dan membawa kabur mobil dan uang di dalamnya.
Β
Mobil akhirnya ditemukan polisi sekitar pukul 02.00 WIB, Senin (16/5/2011) dini hari. Di dalam mobil, terdapat satpam Ahmad yang menderita luka di kepala. Perampok membawa uang Rp 460 juta, dan menyisakan uang di dalam mobil sebanyak Rp 1,9 miliar.
(ahy/mok)











































