Cuti Bersama 16 Mei Mendadak Bukti Koordinasi Pemerintah Buruk

Cuti Bersama 16 Mei Mendadak Bukti Koordinasi Pemerintah Buruk

- detikNews
Sabtu, 14 Mei 2011 12:37 WIB
Jakarta - Secara mendadak pemerintah menetapkan 16 Mei sebagai cuti bersama. Ketetapan yang tiba-tiba itu menuai kritik keras. Seharusnya pemerintah tidak melakukan keputusan di menit terakhir dan dadakan.

"Ini gila, sebenarnya membuktikan proses pengambilan keputusan tidak berjalan dengan baik," kata pengamat politik Yunarto Wijaya usai diskusi Radio Trijaya di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu (14/5/2011).

Padahal, sudah sejak jauh-jauh hari, jelas terlihat bahwa tanggal 17 Mei adalah hari libur dan tanggal 16 ada dalam posisi terjepit. Kenapa pemerintah tidak mengumumkan sejak lama?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Seharusnya hari kejepit kan bisa diketahui sejak lama. Ini menunjukkan tidak ada koordinasi bersama yang baik," imbuhnya.

Satu hal yang mesti dicatat pemerintah, keputusan yang mendadak akan berefek pada aktivitas ekonomi. "Ini merugikan ekonomi. Seperti menyetop kegiatan selama sehari walau bank dan BEJ tetap buka. Tapi ini kan cuma pasar uang. Tapi di sektor riil libur semua," tutur Yunarto.

(rdf/ndr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini