"Hendropriyono, namanya juga tentara, masuk-masuk (ke Al Zaytun) itu wajar. Dia ingin tahu ada apa di Al Zaytun, tapi ternyata tidak ada apa-apa," kata Panji saat ditemui di kompleks Ma'had Al Zaytun, Indramayu, Jawa Barat, Rabu (11/5/2011).
Menurutnya, jika Al Zaytun akrab dengan berbagai kalangan justru bagus. Karena hal itu menunjukkan kerukunan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengaku banyak kedatangan tamu, tidak hanya Hendropriyono saja, namun juga tokoh-tokoh negeri ini lainnya. Pada Rabu 11 Mei, Al Zaytun juga mendapat tamu penting yakni Menteri Agama Suryadharma Ali.
Apakah ada kaitan kedatangan Wiranto beberapa waktu lalu ke Al Zaytun dengan kemenangan suaranya di sini saat Pilpres 2009? "Ya wajar tho ada yang menang. Itu kan sudah lama," kata Panji.
Terkait suara-suara yang menyudutkan dia karena ditengarai terlibat dengan aktivitas NII KW 9, Panji mengaku menyikapinya dengan ikhlas. Dia menghadapi hal itu dengan bekal petuah almarhum mantan Presiden Soeharto yang pernah disampaikan kepadanya.
"Kata Pak Harto, angkara murka hancur dengan pangastuti (lebur dengan kebijaksanaan atau kebaikan)," sambungnya.
Menurutnya, apa yang dia lakukan selama ini adalah dengan berbekal niat kepada Tuhan. Jika apa yang didapat tidak sesuai dengan apa yang dia kehendaki, harus tetap ikhlas, karena Tuhan tidak pernah tidur.
(vta/anw)











































