"Saya sendiri akan menyerahkan dokumen struktural kepemimpinan NII, dimana Panji Gumilang sebagai Imam," ujar Djamaluddin saat dihubungi wartawan, Selasa (10/5/2011).
Rencananya, Djamaluddin telah membawa satu map tentang NII dan keterlibatan Panji Gumilang di dalamnya. Saat ini polisi sudah mulai menyelidiki keterlibatan Panji meski belum tahap penyidikan.
"Tapi Kabareskrim ternyata ada acara sampe kamis nanti. Tadi saya hanya ketemu dengan Pak Anton (Kadiv Humas). Mungkin Jumat akan ke Mabes lagi," jelasnya.
Djamaluddin juga meminta kepolisian untuk memeriksa Menteri Agama NII. Menteri Agama NII dianggap berperan besar dalam kasus NII.
"Saya ke Bareskrim, meminta agar polisi segera memeriksa menteri agama NII KW 9. Pasalnya dia menjadi tokoh yang paling penting setelah Panji Gumilang yang menjadi Imam. Dari tokoh ini nanti bisa menjadi celah untuk memeriksa dan menjerat Panji Gumilang terkait makar," imbuhnya.
Sosok Menteri Agama NII ini, kata Djamaluddin, sangat dekat dengan Panji Gumilang. Namun Djamaluddin enggan membuka nama menteri tersebut.
"Si menteri agama ini sudah tinggal di Al Zaytun sejak 96. Sehingga dianggap menjadi tokoh sentral dan paling tahu tentang NII KW 9," tandasnya.
(ape/anw)











































