Ruhut: Nazaruddin Sudah Dipanggil SBY di Cikeas

Ruhut: Nazaruddin Sudah Dipanggil SBY di Cikeas

- detikNews
Selasa, 10 Mei 2011 17:46 WIB
Ruhut: Nazaruddin Sudah Dipanggil SBY di Cikeas
Jakarta - Jubir PD Ruhut Sitompul menuturkan Bendahara Umum PD Nazaruddin sudah dipanggil ke Cikeas oleh Presiden SBY. Ruhut menuturkan, Nazar menjelaskan langsung duduk persoalan dugaan keterlibatannya dalam kasus suap Kemenpora di depan Dewan Kehormatan PD.

"Setelah satu dua hari dari kasus itu langsung kami dipanggil Presiden SBY di Cikeas membahas masalah ini. Ada Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, Ketua DPP Bidang Hukum Benny K Harman, Saya, Sekretaris Dewan Kehormatan Pak Amir Syamsuddin, Anggota Dewan Kehormatan EE Mangindaan dan Anggota Dewan Kehormatan PD Jero Wacik langsung meminta penjelasan Pak Nazaruddin," ujar Ruhut dalam konferensi pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (10/5/2011).

Hal tersebut dibenarkan Ketua DPP PD, Benny K Harman. Benny menuturkan, SBY dalam kesempatan itu meminta KPK menjalankan penegakan hukum secara objektif. PD tidak akan melindungi kadernya yang tersangkut kasus hukum.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Beliau jelas dengan tegas menjelaskan bahwa proses hukum tidak boleh diintervensi kepentingan apapun. Kalau ada kader PD terlibat silakan diproses hukum tidak ada ewuh pakewuh," tutur Ruhut.

Dari hasil pemeriksaan langsung oleh istana itu, PD menyimpulkan belum ada indikasi keterlibatan Bendahara Umum PD. Namun PD masih terus melihat perkembangan di KPK.

"Selama ini kader PD yang disebut-sebut dalam pemberitaan belum menunjukkan indikasi keterlibatan mereka dalam kasus tersebut. Itu adalah penjelasan hasil klarifikasi internal kami," tuturnya.

Nazaruddin tidak berkata banyak seputar pertanyaan yang disampaikan Dewan Kehormatan PD. Ia menilai menjelaskan kepada Dewan Kehormatan partai adalah hal yang biasa.

"Prinsipnya kalau ada isu pasti ditanyakan secara detil. Itu sesuatu yang wajar dan normal. Mengklarifikasi seperti itu adalah hal yang wajar dan bukan hal yang luar biasa," ujar Nazaruddin.

(van/anw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads