"Ya mencari tenar. Pepi ini orangnya lugu sekali, nanti kalau di persidangan pasti bisa mencengangkan," kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ansyaad Mbai saat dihubungi detikcom, Kamis (5/5/2011).
Ansyaad menjelaskan, Pepi saat diperiksa mengakui pernah mengikuti pengajian yang dilaksanakan kelompok NII, tapi itu pun hanya sebentar dia kemudian keluar dari kelompok itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ansyaad menjelaskan, soal pendanaan, Pepi juga merogoh koceknya sendiri. Jadi bukan berasal dari orang lain atau sumbangan pihak tertentu atau politisi seperti isu yang beredar.
"Dia sendiri banyak duitnya, dia kan sutradara film, dia punya dana Rp 100 juta lebih," tuturnya.
Pepi dan kelompoknya terendus hendak melakukan peledakan pada hari Jumat agung, akhir bulan lalu. Polisi akhirnya mengendus aksinya. Dan ternyata kelompok Pepi, total berjumlah 17 orang terlibat juga dalam aksi bom dalam bentuk buku yang dikirimkan ke sejumlah orang.
(ndr/nrl)










































