"Masyarakat diharapkan bisa memberikan informasi tentang apa pun yang terjadi dan yang akan kita kedepankan peranan masyarakat dalam pam swakarsa," ujar Kapolri usai rapat di kantor Menko Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (2/5/2011) petang.
Kapolri belum memutuskan apakah diperlukan penambahan pengamanan di Kedubes AS dan tempat-tempat kegiatan warga AS di Indonesia. Kapolri meminta juga masyarakat untuk memberi informasi kepada polisi terkait pengamanan di lingkungannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai Umar Patek, Kapolri mengatakan saat ini polisi masih dalam tahap aktualisasi. Artinya polisi masih menunggu tentang perkembangan selanjutnya tersangka terorisme yang ditangkap di Pakistan ini.
"Apabila ada perkembangan nanti saya beritahu ke teman-teman. Namun sampai saat ini kita belum ada sesuatu yang kita berikan informasi mengenai Umar Patek," tutupnya.
(mpr/nrl)











































