"Proses pembebasan ini lewat proses yang panjang dan bermacam-macam, detailnya bukan prioritas kita untuk disampaikan. Yang penting awak dan kargonya aman," kata Wakil Presiden Direktur PT Samudera Indonesia, David Batubara.
Hal itu disampaikan David dalam jumpa pers di kantornya, Jl S Parman, Slipi, Jakarta Barat, Minggu (1/5/2011). Hadir juga dalam jumpa pers Kapuspen TNI Laksamana Muda Iskandar Sitompul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai berapa jumlah uang tebusan yang diberikan kepada perompak, David mengatakan, jumlahnya jauh lebih kecil dari US$ 4,5 juta (Rp 38,7 miliar), sebagai mana dilansir Reuters.
"Kami tidak bisa disclose dan yang jelas angka tersebut (Rp 38,7 miliar) tidak akurat. Jumlahnya jauh (lebih kecil) dari angka yang disepakati dengan pembajak," kata David.
David mengatakan, pihaknya tidak mau membuka jumlah uang tebusan dengan alasan keselamatan jiwa sandera-sandera lain yang masih dibajak. Dipertegas bagaimana keterkaitannya, David menjawab,"Informasi apapun bisa jadi sangat sensitif."
(lrn/ahy)











































