"Mudah-mudahan ini bukan proyek intel. Jangan bermain api lah," kata Gus Solah saat peluncuran perayaan 100 tahun Wahid Hasyim di Depag, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (29/4/2011).
"Sekarang ini, kelompok NII ini tidak jelas. Ada yang mengatakan itu kelompok mencari uang. Ada yang bilang alasannya untuk mencari uang. Jumlahnya milyaran," kata Gus Solah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau memang ada satu kelompok yang pandai, harusnya dicari jalan untuk mencuci kembali atau bagaimana supaya tidak ada korban lagi. Sebab jumlahnya ribuan. Dengan teknik tertentu, mencuci otak dan mengikuti kegiatan yang saya tidak habis pikir, melakukan kejahatan. Bagaimanapun, mencuri tidak diizinkan," kata Gus Solah.
"Motivnya apakah kriminal murni ataukah hanya bungkus saja?" tanya wartawan.
"Saya tidak tahu. Itu tugas polisi untuk membuktikan," jawab Gus Solah.
Mengenai isu Pesantren Azzaytun sebagai kegiatan NII?
"Konon begitu. Tugas polisi membuktikan. Pak Habibie sempat kesana, Bu Mega kesana. Pak Harto juga kesana membantu pondok."
Apakah pejabat dikelabui? "Nggak tahu saya".
"Pendapat Gus Solah soal pimpinan Azzaitun, Panji gumilang? "
"Dia menarik, tegap, pembicara yang baik. Kalau tidak pandai bicara kan nggak mungkin segitu banyak (pengikutnya). Terakhir saya bertemu setahun lalu, dia ziarah ke tempat Gus Dur, ketemu," tandas Gus Solah.
(Ari/anw)











































